Artikel edisi V

ROISUL MUKHTAR
Oleh : Nafisah Karim

Ketika orang mendengar kata “pemimpin”, yang terbayang pertama kali adalah sosok perfect, cakap, cerdas, dan berwibawa. Tidak salah juga penilaian seperti itu, sebab kriteria seorang pemimpin memang haruslah cakap dan cerdas dalam menyingkapi permasalahan yang ada.
Lepas dari itu semua, masing-masing individu adalah pemimpin dan akan di mintai pertanggungjawaban atas apa yang ia pimpin. Rasulullah SAW. bersabda : … … ,,,,, (tulis dewek)
Yang artinya : “Ketahuilah ! masing-masing dari kamu adalah pemimpin dan masing-masing kamu akan di mintai pertanggungjawaban terhadap apa yang di pimpin, seorang raja yang memimpin rakyat adalah pemimpin, dan ia akan di mintai pertanggung jawaban terhadap apa yang di pimpinnya. Seorang suami adalah pemimpin anggota keluarganya, dan ia akan di mintai pertanggungjawaban terhadap mereka….”
Dalam suatu komunitas agar kondusif, teratur dan maju, di butuhkan seorang pemimpin yang mumpuni,oleh karena itu, ISIM sebagai wadah organisasi MA-MTs Plus Al Bukhori telah muncul pula sosok pemimpin baru periode 2017-2018, dari hasil PEMILSA pada Senin (30/1).
Peran pemimpin memang sangat penting, tapi tanpa kesadaran warganya untuk mendukung program kerja sang pemimpin, maka bisa di pastikan hasilnya jauh dari memuaskan. Hal ini juga di atur dalam Al Qur’an : … .. … .. (tulis dewek za)
Artinya : “ Wahai Orang-orang  yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Muhammad) dan Ulil amri (pemegang kekuasaan) dari kamu sekalian…

Intinya, setiap orang seharusnya dapat menempatkan diri sesuai statusnya masing-masing agar tercipta keselarasan dalam kehidupan. Jika semua santri MTs-MA Plus Al Bukhori bergerak dalam satu jalur, taat pada peraturan-peraturan yang ada dalam satu komando maka Insya Allah segalanya akan berjalan dengan baik, terhindar dari segala macam mafsadat dan hidup pun akan terlihat lebih indah.

Comments

Popular Posts