Berita
SAFARI MAULID PESANTREN AL BUKHORI KEBANGGAAN PEMERINTAH KABUPATEN BREBES
SENGON - Safari Maulid Malam Ke 4 Bertempat Di Pesantren Al Bukhori Berjalan Dengan Khusuk Dan Dihadiri Banyak Jama'ah.
Kurangnya masyarakat terhadap pengetahuan agama dan maraknya ormas-ormas yang muncul untuk merusak ajaran nabi, radikalisme serta merusak persatuan bangsa Indonesia.
Pesantren Al Bukhori berusaha mencegah, mempersatukan masyarakat agar tidak mudah dipecah belahkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, merusak persatuan umat islam yang ada di Indonesia khususnya di daerah Brebes, yaitu dengan mengadakan kegiatan safari maulid.
Safari maulid diadakan setiap tahun, tepatnya setiap bulan rabiul awal memperingati kelahiran Baginda Nabi Muhammad SAW, dengan tujuan untuk menguatkan tali silaturahmi, mendoakan keselamatan bangsa yang utama untuk mendidik, membimbing masyarakat dengan memberikan ilmu pengetahuan syareat agama islam.
SAFARI MAULID 2019 M / 1441 H
Safari maulid dari tahun ke tahun terus berkembang, hingga tahun 2019M / 1441H tercatat 45 tempat yang terdaftar baik dari Majelis Ilmu, Jam'iyyah Yasin, Musholla, Masjid bahkan Kantor Pemerintah.
Dari tinjauan, jamaah safari maulid terus bertambah hingga pada malam ke empat bertempat di Pesantren Al Bukhori berjumlah tiga ribu lebih jamaah yang hadir. Kamis (31/10).
Dengan kegiatan safari maulid ini, pemerintah Kab. Brebes merasa bangga karena terlihat jelas masyarakat semakin bersatu, saling silaturahmi serta sedikit demi sedikit meneladani sifat Nabi Muhammad SAW.
"Kami pemerintah Kab. Brebes bangga dengan diadakannya kegiatan safari maulid majelis silaturohim, dzikir dan doa untuk umat islam dan NKRI yang dipimpin langsung oleh KH. Gus Hudalloh Karim (Pengasuh Pesantren Al Bukhori I) dengan diadakannya kegiatan ini tidak hanya untuk memperingati kelahiran nabi saja, juga sebagai bentuk doa untuk keselamatan masyarakat Brebes" ungkap Drs. H. Ahmad Ma'mun (Kabag Kesra Kab. Brebes) pada sambutannya mewakili Hj. Idza Priyanti, A.Md. S.E. (Bupati Brebes).
REZA ALIFI ALAM





Comments
Post a Comment