ANEKDOT BULETIN PLURAL EDISI II & III


ANEKDOT I
BERKAH
Oleh : Choirunnisa

Suatu hari, disebuah pesantren terdapat dua santri yang sedang berbincang-bincang, sebut saja Ahmad dan Umar
Ahmad : “Mar, aku ada masalah.”
Umar     : “Masalah apa nie ?”
Ahmad : “Bentar lagi kan liburan, tapi aku gak punya uang buat ongkos pulang.”
Umar     : “Udahlah mad, masalah begitu aja dipikirin, mendingan kamu minta saja sama yang diatas agar
                    kamu diberi hidup yang barokah”
Keesokan harinya mereka bertemu lagi.
Ahmad : “Mar, aku sudah ikuti nasihat kamu, tapi kok malah diketawain si ?”
Umar     : “Diketawain bagaimana !?”
Ahmad : “Kan kemarin aku minta sama Roby biar diberi banyak barokah … Eeh .. malah diketawain sama   
                   teman-teman sekamarnya.”
Umar     : “kok kamu mintanya sama Roby ?”
Ahmad : “kan kemarin kamu bilangnya minta saja sama yang diatas, yang diatas tadi kan kamarnya roby, jadi
                   aku minta sama Roby
Umar      : “^?!..(,)?’-!”

ANEKDOT II
TELEFON
Oleh : Inayatul Aenah

Dikisahkan ada seorang karyawan perusahaan baju al-fadill bernama Rudi yang hoby nya tidur. Suatu hari ia dikerjain temanya bernama Anton.
Anton : “Hey Rudi, Bangun .. ada telefon tuh ..!”
(Rudi secara spontan bangun dan mengangkat telefon yang ada di meja kerjanya)
Rudi    : “Halo, kami dari perusahaan baju Al Fadill ada yang kami bantu ?”
(Rudi pun menunggu, karena terlalu lama rudi langsung menutup telefonya)
Anton : “Gimana Rud ?”
Rudi    : “Gimana bagaimana, orang gak ada yang telefon !”
Anton : “Siapa yang bilang ada yang telefon, kan aku bilangnya ada telefon”
Rudi    : “Oh iya ya..”

ANEKDOT III
AMALAN
Oleh : Khalimatus Sa’diyah
            Disebuah sekolah seorang guru mremberikan pengumuman kepada para muridnya.
Guru   : “Anak-anak, bapak harap  kalian mau memilih salah satu kegiatan   
                ekstrakulikuler yaitu Pramuka,PMR, dan PBB”
Murid : “Pak, apa ada manfaat dari kegiatan itu ?
Guru   : “Pasti ada, contohnya didalam Pramuka untuk berlatih menjadi surviver dan  
               dalam PMR untuk dapat menolong korban disekitar kita”
Murid : “Lalu apa manfaat dari PBB Pak ?
Guru   : “Banyak manfaat dari PBB contohnya menertibkan baris berbaris”
Murid : “Pak, dalam PBB kan kita tidak boleh melakukan sesuatu yang tidak diperintahkan   
                seperti ketika kita disuruh untuk istirahat maka kita tidak boleh melakukan
                sesuatu selain istirahat (dianggap salah)  berarti kita tidak boleh belajar sebelum
               diperintah oh pak, benar pak  ?”
Guru   : “Ya, itu benar “
Murid : “Pak, bolehkah kita menerapkan PBB dalam kehidupan sehari-hari ?
Guru   : “Tentu saja boleh.”
           Hari berikutnya ketika para murid akan berangkat menuju sekolah mereka serentak
jalan ditempat sebelum berjalan. Gurupun melihat kejadian tersebut lalu guru berkata :
Guru   : “Para muridku yang pintar, setiap ilmu memanglah harus diamalkan namun kalian
                 harus menempatkan pengamalan itu dengan baik dan disesuaikan dengan tempat
                 dan waktunya    

Comments

Popular Posts